Langsung ke konten utama

Postingan

Pelantikan Staf Wilker Bandara Sentani

Staf KKP Jayapura yang dilantik Pada tanggal 16 Agustus 2007, sehari sebelum perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 62, KKP Jayapura melakukan kegiatan pelantikan koordinator dan staf Wilker Sentani yang bertempat di Kantor Wilker Sentani. Acara pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Bpk. Junghans Sitorus, SKM, M.Kes kepada 7 orang staf yang dipercaya untuk melakukan tupoksi pada Wilker Sentani ini. Ke 7 orang staf tersebut adalah : 1. Mina Sipayung, AMK , sebagai Koordinator Wilker 2. Esau Demotouw , sebagai Staf Tata Usaha 3. Tatap Shinta Sihombing AMK, sebagai Staf SE, Karantina & UKP 4. Yuliana Luhung, sebagai Staf PRL 5. Yohanes Rumaseuw , sebagai Staf Poliklinik 6. Steven Rewang, sebagai Driver Ambulans Emergency 7. Jhon, sebagai Staf Cleaning Service Sebelum dilantiknya koordinator dan staf Wilker Sentani ini, dalam pelaksanaan sehari-hari tupoksi KKP di Wilker Sentani hanya ditangani oleh 2 orang staf yaitu Tatap Shinta Sihombing dan Yohanes Ruma...

Biak : Dominan Penyakit Malaria dan Persendian

( www.radarsorong.com , 29 Agustus 2007) BIAK-Ratusan warga Desa Ambroben Distrik Biak Kota, Kamis (28/6) kemarin sejak pukul 08.00 WIT memadati halaman Kantor Desa Ambroben untuk mengikuti kegiatan pengobatan massal yang digelar Polres Biak Numfor bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor.Warga yang hadir dari berbagai penjuru desa tersebut selain orang tua juga terdapat anak-anak. Dari data yang dihimpun Cenderawasih Pos, penyakit yang ditemukan dalam pengobatan masal tersebut didominasi malaria.Kasubdin Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Biak Numfor Dr.Syukri yang ditemui Cenderawasih Pos di sela-sela kegiatan mengatakan dari sejumlah pasien yang telah diperiksa, untuk anak-anak pada umumnya didominasi penyakit malaria. Sementara itu untuk orang dewasa, keluhan yang ditemukan pada umumnya ada penyakit persendian. Masih banyaknya penyakit malaria yang ditemukan dalam pengobatan massal kemarin menurut Dr Syukri, di sekitar Desa Ambroben masih terdapat banyak nyamuk yan...

Manokwari : Mengkuatirkan, 690 Kasus HIV/AIDS

( www.radarsorong.com , 29 Agustus 2007) MANOKWARI-Perkembangan kasus HIV/AIDS di tanah Papua yang terus mengkuatirkan harus menjadi perhatian semua pihak untuk memikirkan dan merancang langkah-langkah penanggulangan yang komprehensif. Sebab, bila tidak ada perhatian yang serius maka akan menjadi bencana dan bahaya besar. Hal ini dikatakan Wakil Gubernur Papua Barat Drs.Rahimin Katjong ketika membuka kegiatan Workshop Penyusunan Rancangan Strategis (Restra)dan Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan HIV/AIDS Provinsi Papua Barat di ruang serbaguna Kantor Bank Papua Manokwari Selasa (28/8) kemarin.Data kasus per April 2007 jumlah kasus HOV/AID di Provinsi Papua Barat telah mencapai 690. Bila dibandingkan dengan jumlah penduduk Papua Barat yang hanya mencapai 643.021 jiwa (data sensus BPS 2006), berarti sudah terdapat sekitar 0,11 % dari total jumlah penduduk Papua Barat telah terinveksi HIV/AIDS. Lebih menakjubkan lagi, berdasarkan hasil estimasi nasional yang dilakukakan pada tahun 20...

Fak-fak : Operasi Makanan Berformalin, Polisi Back Up Dinkes

( www.radarsorong.com , 27 Agustus 2007) FAKFAK- Beredarnya makanan mengandung bahan kimia formalin yang dilarang Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mendapat perhatian dari instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan semua bahan makan yang beredar di Fakfak. Terkait dengan dugaan masih beredarnya makanan yang mengandung bahan pengawet mayat, Polres akan melakukan operasi. Kasat Reskrim Polres Fakfak Iptu. Fachrurozi, yang baru dua minggu duduk di kursi jabatannya, mengatakan, untuk melakukan operasi pemeriksaan bahan makanan yang mengandung formalin di beberapa took, pihaknya akan berkordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak. Koordinasi yang dilakukan menurutnya, untuk dilakukan upaya bersama di mana nantinya penyidik Polres Fakfak akan memback up Dinas Kesehatan dalam upaya melakukan operasi pemeriksaan barang jualan pedagang di Fakfak yang di duga mengandung bahan formalin. “Kami (penyidik) akan berkordinasi dengan Dinas Kesehatan agar bahan makanan yang mengandung for...

Simulasi pada Mobil Ambulance Emergency

Simulasi pada alat scoop stretcher (alat tandu pasien) (KKP Jayapura, Jumat 24 Agustus 2007) Pada hari Selasa tanggal 22 Agustus 2007 Tim KKP Jayapura melakukan simulasi dan ujicoba langsung pada mobil Ambulance Emergency. Pelatihan ini dilakukan setelah mendapat arahan dari Kepala Kantor Bpk. Junghans Sitorus, SKM, M.Kes, sedangkan proses teknisnya dipandu dan dijelaskan secara detail oleh Ibu dr. Wahyu Irianawati. Simulasi pada alat ambulance stretcher (alat tandu besar yang beroda) Proses simulasi dimulai dari cara membuka dan memasang scoop stretcher (alat tandu pasien), bagaimana cara memindahkan dan mengangkat pasien dengan scoop stretcher, kemudian membawa pasien lalu dipindahkan pada ambulance stretcher (alat tandu besar yang beroda), bagaimana cara memasukkan ambulance stretcher kedalam mobil ambulance dan selanjutnya bagiamana cara menggunakan fasilitas yang ada dalam ambulan. Kesemuanya tersebut dicoba secara bertahap oleh staf KKP Jayapura.

Alat Mist Blower tiba KKP Jayapura

Alat Mist Blower yang ada di KKP Jayapura (KKP Jayapura, Jumat 24 Agustus 2007) KKP Jayapura khususnya dari seksi PRL berbangga memiliki alat Mist Blower, pengadaan DIPA KKP Jayapura tahun 2007 sebanyak 5 buah. Pada saat yang sama juga diterima 1 buah unit Mist Blower pengadaan Subdit Karkes Depkes. Alat ini merupakan hal yang baru bagi KKP Jayapura. Keterbatasan fasilitas yang selama ini dirasakan khususnya dalam pengendalian vektor menjadi terjawab. Seluruh staf dari seksi PRL dengan senang hati mengikuti pelaksanaan demo penggunaan alat ini yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi PRL, Nurdin, SKM. Mist Blower ini adalah alat yang digunakan untuk pemberantasan lalat, kecoa maupun vektor lainnya yang ada didaerah pelabuhan laut, bandara udara dan pos lintas batas antar negara. Demo penggunaan Mist Blower Dengan keberadaan alat ini diharapkan KKP Jayapura siap memback up Pemda Provinsi Papua dan masyarakat jika terjadi bencana / pengungsian. Selain itu juga dengan adanya alat ini ju...

Dua Ambulans Baru untuk KKP Jayapura

(KKP Jayapura, 23 Agustus 2007) Bulan Agustus 2007, KKP Jayapura kembali memiliki dua unit mobil ambulans baru yang terdiri atas mobil ambulans evakuasi penyakit menular dan emergency. Kedua unit mobil ini berperan sangat penting dalam pengambilan tindakan respons cepat dan tepat terhadap upaya cegah tangkal penyakit menular di kawasan pelabuhan laut, bandar udara, dan pos lintas batas antarnegara. Kedua unit mobil ambulance ini diperoleh dari pengadaan melalui DIPA KKP Jayapura 2007. Meskipun sama-sama ambulance, namun secara khusus perbedaan fungsi kedua unit ambulance ini terletak pada spesifikasinya. Ambulance Evakuasi digunakan dalam evakuasi penyakit-penyakit khusus yaitu evakuasi penyakit menular, sedangkan Ambulance Emergency digunakan sama seperti ambulance-ambulance lainnya yang ada di kota Jayapura. Sebelumnya KKP Jayapura hanya memiliki 1 unit ambulance pengadaan tahun 1990 yang kondisinya sudah tidak layak pakai. Dengan keberadaan kedua unit ambulance, maka KKP Jayapura se...