Langsung ke konten utama

Rapat Koordinasi Tim KKP Jayapura

Kepala kantor, Bpk Junghans Sitorus, SKM, M.Kes didampingi Kabag TU, Ibu Hanna Tita Baturante, SE sedang memberikan arahan dan penjelasan dalam rapat koordinasi

(KKP Jayapura, Jumat 26 Oktober 2007)
Setelah libur yang cukup panjang pasca Lebaran 2007 ini, maka kembali kegiatan dan aktifitas tupoksi KKP Jayapura berjalan seperti biasanya. Pada hari pertama kerja tepatnya tanggal 22 Oktober 2007, diadakan Rapat Koordinasi KKP Jayapura yang dihadiri Kepala Kantor , Staf KKP Jayapura dan Stan Wilker Bandara Sentani.

Mengawali pembukaan rapat koordinasi ini, karena masih bernuansa Lebaran, maka Kepala Kantor, Bpk. Junghans Sitorus, SKM, M.Kes menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H, kepada staf yang beragama islam yang merayakan Idul Fitri, Minal Aidhin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir & Bathin.

Dalam rapat tersebut Kepala Kantor menyampaikan hasil evaluasi kegiatan pada bulan sebelumnya, memberikan masukan dan saran-saran perbaikan agar kedepannya lebih ditingkatkan lagi Dalam hal ini juga dilakukan evaluasi terhadap kegiatan Posko Kesehatan Gratis Simpatik Lebaran. Oleh Koordinator Wilker Sentani, Ibu Mina Sipayung menyampaikan hasil kegiatan Posko Kesehatan Gratis Simpatik Lebaran yang berlangsung dari tanggal 8 – 16 Oktober 2007.



Tanggapan, masukan dan saran beragam dalam diskusi rapat koordinasi ini disampaikan dari tiap-tiap seksi. Baik dari seksi PRL, yang diwakili oleh Bpk. Nurdin SKM, seksi Karantina diwakili oleh Ibu dr. Wahyu, Wilker Sentani, diwakili Bpk. Yohanis Rumasewu, dan Bagian TU diwakili oleh Ibu Hanna Tita Baturante ,SE memberikan banyak masukan guna perbaikan dan peningkatan kegiatan kedepan nantinya.

Dalam paparan hasil kegiatan tersebut, disimpulkan bahwa pelaksanaan Posko Kesehatan ini sangat diperlukan sekali untuk kegiatan selanjutnya didalam memberikan informasi sekaligus pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang ada di Jayapura. Sehingga bukan hanya Posko Kesehatan dilakukan di Bandara Sentani, tetapi kedepannya Posko Kesehatan juga akan dilakukan di Pelabuhan Laut. Fasilitas pendukung seperti Mobil Ambulans yang saat ini telah dimiliki sebanyak 3 unit akan disiagakan di tiap-tiap posko kesehatan.
Pada penutup rapat koordinasi, Kepala Kantor menyampaikan kepada seluruh staf agar senantiasa agar bekerja dengan baik dan seoptimal mungkin, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan sikap menjunjung tinggi profesionalisme.

Postingan populer dari blog ini

Pelatihan Penggunaan Alat Portable Datalogging Colorimeter Hach Model DR/820 – DR/850 – DR/890

(KKP Jayapura, 23 April 2007) Pada tanggal 19 april dan 20 April 2007, diadakan Pelatihan penggunaan alat Portable Datalogging Colorimeter Hach Model DR/820 – DR/850 – DR/890, yang diselengarakan oleh KKP Manokwari, di kota Manokwari – Irian Jaya Barat. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar orang laboratorium dapat dan mampu mengoperasikan alat Portable Datalogging Colorimeter Hach Model DR/820 – DR/850 – DR/890 secara baik dan benar. Dari Tim KKP Jayapura, diwakili oleh Ibu Manita Tana, Amd AK, sebagai penanggung jawab Laboratorium KKP Jayapura. Menurut beliau kegunaan alat ini adalah untuk proses pemeriksaan air secara kimiawi dan bakteriologis, agar kualitas air yang diuji dapat diketahui kelayakannya untuk dikonsumsi. Kelebihan alat tersebut adalah dapat disambungkan dengan perangkat komputer, dimana mempunyai kemampuan menyimpan data analisa, RS-232 output, dan lainnya. Sehingga dengan demikian DR/800 dapat dipakai utk analisa dilapangan dan kemudian data analisa yang didapatkan d...

Unjuk Bakat Dalam Rangka 17 Agustus Pelatihan Surveilans PD3I, Hotel IBIS, Pontianak

Got Talent Meramaikan HUT RI Peserta Pelatihan Surveilans PD3I Prov. Kalbar, Hotel IBIS Pontianak, 13 Agustus 2025

PENGEPAKAN SPESIMEN KASUS DIFTERI

Kasus Difteri sangat berbahaya karena selain severity (berat gejala) kasus difteri ini, penyakit ini juga sangat menular. Untuk mengkonfirmasi suatu kasus difteri perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium di laboratorium rujukan nasional. Untuk itu petugas kesehatan perlu tahu dengan benar teknik pengepakan specimen difteri agar specimen difteri ini aman di dalam transportasi hingga tiba di laboratorium rujukan nasional. https://www.youtube.com/watch?v=_elxZLjiNkM