Langsung ke konten utama

Dokter Erina Gugur Dalam Tugas

(http://www.depkes.go.id/, Senin 16 Juli 2007)
Dr. Erina Natania Nazarudin (P, 29 tahun), gugur dalam tugas, Minggu (15/7) sepulang mengantar pasien placenta previa dari Puskesmas Kokas ke RSU Fakfak, Propinsi Irian Jaya Barat, Sabtu (14/7). Jarak antara Puskesmas Kokas dan RSU Fakfak diperkirakan 40 km. Pada perjalanan pulang, mobil Puskesmas keliling (Pusling) yang dikendarai dr. Erina bersama seorang perawat, tergelincir masuk jurang sedalam 20 meter. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.00 WIT di km 20 jalan Fakfak – Kokas. Saat kejadian dr. Erina dan perawat Gofur Meram sempat dilarikan ke RSU Fakfak. Dr. Erina meninggal dalam perjanalan sebelum tiba di RSU Fakfak, sementara perawat mengalami luka dan patah tangan.

Dr. Erina tercatat sebagai sebagai dokter pegawai tidak tetap (PTT) di Puskesmas Kokas, Kebupaten Fakfak, Irian Jaya Barat dengan kategori daerah sangat terpencil . Dr. Erina terdaftar sebagai doketr PTT periode Mei 2007 untuk masa tugas selama 6 bulan. Jenazah dokter lulusan Universitas Pajajaran, Bandung ini akan diberangkatkan ke Jakarta, Selasa (17/7). Selanjutnya, jenazah akan disemayamkan di rumah duka Jl. Bima No. 98 Bandung.

Menteri Kesehatan Dr. dr. Siti Fadilah Supari Sp.JP(K), hari ini mengunjungi kediaman dr. Erina Natania di Bandung untuk menyampaikan belasungkawa dan memberi bantuan dana duka cita secara pribadi. Dengan peristiwa ini, dr. Erina Natania akan diberi gelar kehormatan Ksatria Bakti Husada Arutala dari Menteri Kesehatan, selain itu juga akan diberikan tunjanga dua belas kali gaji pokok sebagai dokter PTT.

(Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon/faks: 021-5223002 dan 52960661, atau alamat e-mail puskom.publik@yahoo.co.id)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelatihan Penggunaan Alat Portable Datalogging Colorimeter Hach Model DR/820 – DR/850 – DR/890

(KKP Jayapura, 23 April 2007) Pada tanggal 19 april dan 20 April 2007, diadakan Pelatihan penggunaan alat Portable Datalogging Colorimeter Hach Model DR/820 – DR/850 – DR/890, yang diselengarakan oleh KKP Manokwari, di kota Manokwari – Irian Jaya Barat. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar orang laboratorium dapat dan mampu mengoperasikan alat Portable Datalogging Colorimeter Hach Model DR/820 – DR/850 – DR/890 secara baik dan benar. Dari Tim KKP Jayapura, diwakili oleh Ibu Manita Tana, Amd AK, sebagai penanggung jawab Laboratorium KKP Jayapura. Menurut beliau kegunaan alat ini adalah untuk proses pemeriksaan air secara kimiawi dan bakteriologis, agar kualitas air yang diuji dapat diketahui kelayakannya untuk dikonsumsi. Kelebihan alat tersebut adalah dapat disambungkan dengan perangkat komputer, dimana mempunyai kemampuan menyimpan data analisa, RS-232 output, dan lainnya. Sehingga dengan demikian DR/800 dapat dipakai utk analisa dilapangan dan kemudian data analisa yang didapatkan d...

Unjuk Bakat Dalam Rangka 17 Agustus Pelatihan Surveilans PD3I, Hotel IBIS, Pontianak

Got Talent Meramaikan HUT RI Peserta Pelatihan Surveilans PD3I Prov. Kalbar, Hotel IBIS Pontianak, 13 Agustus 2025

PENGEPAKAN SPESIMEN KASUS DIFTERI

Kasus Difteri sangat berbahaya karena selain severity (berat gejala) kasus difteri ini, penyakit ini juga sangat menular. Untuk mengkonfirmasi suatu kasus difteri perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium di laboratorium rujukan nasional. Untuk itu petugas kesehatan perlu tahu dengan benar teknik pengepakan specimen difteri agar specimen difteri ini aman di dalam transportasi hingga tiba di laboratorium rujukan nasional. https://www.youtube.com/watch?v=_elxZLjiNkM